Selasa, 17 Juli 2018

Menghitung Jumlah Angkutan Mobilisasi Tower Crane

Tower crane merupakan alat utama dalam proyek konstruksi untuk proses mobilisasi material. Namun tower crane merupakan alat berat yang cukup banyak memakan biaya untuk mobilisasi dari lokasi gudang penyewa menuju lokasi proyek. Para penyedia alat tower crane pun kebanyakan berdomisili di kota-kota besar dan umumnya berada di Jabodetabek. Sehingga untuk proyek-proyek yang berada di luar jawa haruslah memperhitungkan biaya mobilisasi untuk alat tower crane. Penghitungan biaya mobilisasi alat tersebut juga berdasarkan jumlah angkutan berupa container yang mana tower crane dalam pengirimannya akan berupa susunan berupa Jib, counter jib, teleskop dan section yang dipisah-pisah.
Baca selengkapnya

Selasa, 17 April 2018

Konversi Hasil Test Laboratorium Uji Tekan Beton

Setiap Proyek konstruksi mewajibkan untuk melakukan test beton pada setiap pelaksanaan konstruksinya yang pasti menggunakan material beton. Hal ini didasarkan untuk mengetahui kualitas material agar sesuai dengan data desain yang telah ditentukan di awal dan menghindari terjadinya fail pada struktur. Umumnya pengetesan benda uji dilakukan di hari ke 7 dan ke 28 dengan hari ke 28 dilakukan di laboratorium independen dan hari ke 7 dilakukan di lokasi batching plan supplier ataupun independen.

Hasil pengujian test lab belum tentu menghasilkan data berupa kuat tekan beton tersebut. Namun, terkadang hasil test lab uji tekan hanya menunjukkan gaya tekan yang diterima benda uji tersebut. Untuk melakukan konversi dapat dilakukan penghitungan sederhana seperti Berikut:
Baca selengkapnya

Rabu, 15 November 2017

Pekerjaan Pasangan Bata Ringan - Menghitung kebutuhan bahan

Dinding merupakan item utama dalam segi arsitektural suatu bangunan. Dinding umumnya dalam suatu bangunan dapat berupa beton struktural atau pasangan dinding yang notabennya lebih murah dari harga struktur beton. Dinding pun saat ini sudah banyak tipe mulai dari yang konvensional pasangan bata hingga dinding modular yang sudah siap pasang. Tapi umumnya saat ini banyak para user (pembeli) lebih memilih dinding yang masih konvensional dari pasangan bata. Dinding pasangan bata pun saat ini sudah banyak perkembangan dimana untuk pemasangannya tidak lagi membutuhkan proses pencampuran semen, pasir dan air untuk merekatkan antar bata, namun kini sudah banyak para produsen semen memproduksi semen instan dengan berbagai macam penggunaan yang lebih mudah dalam pelaksanaannya dan telah diatur dalam proses pelaksanaannya sehingga mutu tidak menjadi korban. Selain semen yang sudah instan sehingga penggunaannya dapat lebih efisien, bata yang digunakan juga telah mengalami perkembangan yang awalnya membutuhkan jumlah bata yang banyak kini hadir bata ringan (hebel) yang dari segi fungsi sama tapi dari segi pelaksanaan lebih cepat karena proporsi berat bata yang menjadi ringan dan juga memiliki keuntungan dari penggunaan semen instan yang lebih efisien/sedikit. Sehingga banyak para user/pembeli lebih memilih untuk menggunakan pasangan bata ringan.

Item dalam pembuatan pasangan bata ringan yaitu terdiri dari bata ringan dan semen instan. Bata ringan  umumnya berdimensi 60x20 cm dengan variasi ketebalan yaitu 7,5 cm dan 10 cm dengan kebutuhan 8 buah bata ringan dalam 1 m2. Namun, pembelian kepada supplier bata ringan tidak dalam kebutuhan per meter persegi namun per meter kubik. Dalam 1 m3 bata ringan dengan ketebalan 10 cm yaitu 83 buah dan ketebalan 7,5 cm terdapat 111 buah. Sehingga jika harga dari supplier untuk 1m3 bata ringan tebal 10 cm tersebut 750.000 maka untuk harga per meter persegi akan diperoleh Rp. 72.290,- dan jika harga 1m3 bata ringan dengan ketebalan 7,5 cm yaitu 750.000 maka akan diperoleh harga per meter persegi Rp. 54.055,-.

 - Tebal 10 cm ; 1m3 = Rp. 750.000,- dengan isi 83 buah; kebutuhan 1 m2 8 buah.
   Harga per meter persegi = (750.000) / (83 / 8) = 72.290
 - Tebal 7,5 cm ; 1m3 = Rp. 750.000,- dengan isi 111 buah; kebutuhan 1m2 8 buah
   Harga per meter persegi = (750.000) / (111/8) = 54.055,-

Selain bata ringan, untuk pekerjaan pasangan bata ringan membutuhkan semen instan yang mana kini sudah banyak para produsen yang memproduksi semen instan untuk perekat bata ringan, diantaranya:
  • Mortar Utama (MU - 380) ukuran 40 kg - Daya sebar BT7,5 : 16m2 : tebal 3mm ; BT10 : 10m2 : tebal 3mm
  • Drymix (Thinbed 100/101) ukuran 40 kg - Daya Sebar BT7,5 : 17,6m2 : tebal 3mm ; BT10 : 11m2 : tebal 3mm.
  • Grand Elephant (GE-100/101) ukuran 40 kg - Daya sebar BT7,5 : 13m2 : tebal 3mm ; BT10 : 10m2 : tebal 3mm
(Read BT7,5 : 16m2 : tebal 3mm = Tebal bata ringan 7,5 cm maka daya sebar 16 m2 dengan ketebalan 3mm)


Baca selengkapnya

Senin, 30 Oktober 2017

Pekerjaan Pasangan Homogenous Tile / Keramik

Pekerjaan lantai berupa homogenous tile dan keramik meruapakan pekerjaan finishing lantai yang akan ditemui di beberapa proyek konstruksi baik itu rumah maupun gedung. Homogenous tile sendiri kini sudah sering dijumpai dibeberapa lokasi gedung maupun rumah. Hal tersebut dikarenakan fungsi daripada homogenous tile yang lebih tinggi dari segi estetika dan lebih tahan terhadap goresan dan beban. Homogenous tile sendiri memiliki karakteristik seperti berikut:


  1. Memiliki warna, motif dan kekuatan dari lapisan atas sampai lapisan bawah mempunyai mutu material yang sama (homogen), sedangkan keramik terdiri dari lapisan glazur dan lapisan tanah liat. Lapisan atas yang tipis seperti kaca dengan ketebalan 1-2mm adalah glazur.
  2. Modulus of Repture atau kekuatan dari keramik berkisar 300 kg/cm2 sedangkan untuk homogenous tile berkisar 450 kg/cm2
  3. Suhu pembakaran untuk keramik berkisar 1000 celcius dan untuk homogenous tile berkisar 1230 celcius
Pelaksanaannya sendiri hamper sama dengan antara homogenous tile dengan keramik. Dimana keduanya membutuhkan landasan awal (lantai kerja atau screed atau spesi 1:4) kemudian keramik atau homogenous tile dan kemudian pengisi nat antar keramik / homogenous tile (Read: HT).

Postingan kali ini akan saya  bahas mengenai analisis harga satuan pekerjaan keramik / homogenous tile (Read : HT) antara teori yang diambil berdasarkan SNI dan real yang pernah saya alami. Dikarenakan bentuk dan tipe homogenous tile yang berbeda-beda maka analisis harga satuan yang akan dibahas pada postingan ini hanya tipe homogenous tile yang memiliki dimensi 60 x 60 cm.

A. SNI DT 91-0012-2007



Menurut analisis yang dikeluarkan oleh SNI untuk pekerjaan homogenous tile 60 x 60 cm yaitu:

 BAHAN
3,1 buahHomogenous tile 60 x 60 cm
9,6 kgPC (Semen)
0,045  PP (Pasir)
1,5
kg
Semen Warna (Pengisi nat)
 UPAH 
0,24 0rg/hrPekerja (kenek)
0,12 0rg/hrTukang Batu
0,012 0rg/hrKepala Tukang
0,012 0rg/hr
Mandor

Sehingga dari data di atas untuk melaksanakan pekerjaan pasangan lantai homogenous tile dengan luasan 1000 m2 dengan ketebalan screed akan membutuhkan 3100 buah; 192 zak semen dengan ukuran 50 kg, 45 m3 pasir dan 1500 kg pengisi nat. Sedangkan untuk upahnya sendiri jika dalam perencanaan pelaksanaan akan membutuhkan waktu 30 hari maka akan membutuhkan jumlah tenaga pekerja (kenek) 8 orang (1000 m2 / 30 hari x 0,24), tukang batu 4 orang, kepala tukang (wakil mandor) 1 orang dan mandor 1 orang.

B. Experience



Berdasarkan hasil pengamatan dari proyek yang telah dilewati untuk pekerjaan homogenous tile 60 x 60 cm akan diperoleh hasil.

 BAHAN
3 - 3,15  buah Homogenous tile 60 x 60 cm
10  kg PC (Semen)
0,05    PP (Pasir)
0,167
100,0
kg
Rp
Semen Warna (Pengisi nat)
Tile Spacer
 UPAH 
0,12  0rg/hr Pekerja (kenek)
0,12  0rg/hr Tukang Batu
0,012 0rg/hr Kepala Tukang
0,012 0rg/hr Mandor




Sehingga dari data di atas untuk melaksanakan pekerjaan pasangan lantai homogenous tile dengan luasan 1000 m2 dengan ketebalan screed akan membutuhkan kisaran 3000 - 3150 buah HT tergantung daripada luasan per ruangan. Jika luasan 1000 m2 terdiri dari banyak ruangan maka akan menghasilkan waste material yang cukup besar; 200 zak semen dengan ukuran 50 kg, 50 m3 pasir dan 17 kg pengisi nat dan 1.000.000 Rupiah untuk pembelian tile spacer. Sedangkan untuk upahnya sendiri jika dalam perencanaan pelaksanaan akan membutuhkan waktu 30 hari maka akan membutuhkan jumlah tenaga pekerja (kenek) 4 orang (1000 m2 / 30 hari x 0,12), tukang batu 4 orang, kepala tukang (wakil mandor) 1 orang dan mandor 1 orang. Namun, untuk penghitungan tenaga mandor hanya akan tetap konstan hanya akan diisi oleh satu orang. Jadi, seberapa banyak luasan yang ada mandor yang terhitung hanya 1 yang kemudian koefisien untuk mandor tidak tetap berada di angka 0,012 orang/hari. Selain itu kepala tukang akan bertambah seiring dengan jumlah tenaga yang berada di kelipatan 30 ( 15 tenaga dan 15 tukang). Contoh jika dalam pekerjaan tersebut hanya membutuhkan 16 tukang dan 16 tenaga maka jumlah wakil akan menjadi 2. Sehingga perlakuan koefisien untuk wakil mandor atau kepala tukang seperti akan tetap ataupun berubah tergantung kebutuhan jumlah tenaga.

Kesimpulan yang dapat diambil bahwa untuk item-item analisis harga satuan yang ada pada SNI terbilang cukup mahal pada upah tapi sudah dapat dijadikan pegangan dalam proses negosiasi harga untuk mandor.

Baca selengkapnya

Senin, 27 Maret 2017

Yogyakarta - Part.1

Yogyakarta merupakan salah satu lokasi pariwisata terfavorit di Indonesia. Hal ini dibuktikan dengan provinsi D.I. Yogyakarta masuk peringkat ke 6 untuk rata-rata wisatawan domestik dan asing terbanyak dari awal 2006-2015 (data bps.go.id). Selain itu juga provinsi yogyakarta juga lokasi domisili saya yang belum pernah dibahas di blog ini. Yah, lumayan buat mempromosikan sedikit pariwisatanya provinsi yogyakarta.


Area yang akan dibahas kali ini tidak mengenai Malioboro, Tugu, dkk yang notabennya memang ikoniknya kota Jogja (red: yogyakarta). Postingan ini akan membahas mengenai obyek wisata Pantai Goa Cemara. Destinasi pertama yaitu pantai Goa Cemara yang lokasi di Gmaps berada DISINI. Lokasi pantai goa cemara ini berada di dekat pantai samas yang kemudian sudah menjadi obyek wisata yang cukup ramai. Kondisi pantai pun disajikan dengan suasana teduh yang seperti pantai kuwaru yang di sepanjang pinggiran pantai terdapat banyak pohon-pohon cemara (CMIIW) yang seperti pada gambar di bawah.






Pinggiran pantai yang teduh sangat cocok untuk dijadikan lokasi piknik dengan tetap memperhatikan sampah. Karena sudah banyak sampah yang bertebaran dipinggiran pantai walaupun masih dalam kondisi wajar. Namun, untuk pantai Goa Cemara ini memang bibir pantainya cukup curam sehingga sangat dilarang untuk para wisatawan untuk mandi di tepi laut yang dikhawatirkan akan terjadi korban. Papan bertuliskan "Area Bahaya" menjadi sorotan saya sendiri karena memang kondisi bibir pantai yang curam, dimana ditakutkannya terdapat palung kecil yang akan membahayakn para wisatawan.



Retribusi yang dibutuhkan hanya Rp.20.000,- (untuk 1 mobil sedan dengan isi 5 penumpang) dan parkir kendaraan bermotor Rp. 5.000,-. Cukup terjangkau dan di lokasi pantai goa cemara banyak warung makanan sea food yang menawarkan banyak kelezatan.
Baca selengkapnya