cookieChoices = {}; Lima (5) Kontraktor BUMN Terbesar Tahun 2017 - newkid-Joy

Lima (5) Kontraktor BUMN Terbesar Tahun 2017

Bisnis konstruksi memang sangat gencar pada masa pemerintahan presiden Joko Widodo saat ini. Hal tersebut memang disebabkan oleh cita-cita utama presiden untuk  memusatkan anggaran pada proses distribusi yang memang secara realitas bahwa kurangnya fasilitas akses infrastruktur yang dimiliki suatu daerah akan berdampak pada penghasilan produk domestik bruto yang dihasilkan oleh daerah tersebut. Tingginya tingkat pembangunan infrastruktur yang terjadi kemudian memberikan dampak riil pada sektor bisnis konstruksi. Sehingga selama masa kepemimpinan presiden Joko Widodo ini beberapa perusahaan konstruksi utamanya perusahaan konstruksi BUMN memiliki peningkatan jumlah aset. Dimana dalam postingan saya sebelumnya (Read : Perusahaan Kontraktor BUMN Tahun 2013 ) mengenai daftar perusahaan konstruksi yang memiliki kinerja keuangan dan aset terbesar pada tahun 2013 adalah Wijaya Karya, Pembangunan Perumahan (Read : PT.PP) dan Adhi Karya. Namun, pada tahun 2017 kemarin terjadi perubahan susunan peringkat pada perusahaan konstruksi BUMN dari aspek nilai aset, pendapatan usaha dan laba bersih yang didapatkan.

A. Aset

Jumlah aset yang dimiliki Waskita melejit dengan pesat dimana Waskita pada tahun 2016 kontrak proyek infrastruktur menjadi salah satu faktor pendorong meningkatnya aset Waskita dibandingan dengan Wijaya karya dan PT. PP. Selain Waskita, PT. Hutama Karya Juga punya peningkatan cukup besar dimana pada tahun 2013 PT. Hutama Karya hanya memiliki asset sebesar 5,9 Trillyun menjadi 48 Trilliun. Hal ini juga dipengaruhi Hutama Karya memiliki pengalaman pada proyek-proyek infrastruktur dan berfokus pada pengembangan investasi infrastruktur utamanya pada Jalan Tol Trans-Sumatera.


B. Pendapatan Usaha (Penjualan)
Pendapatan usaha yang dicatatkan pun Waskita memiliki nilai terbesar dimana Waskita mendapatkan beberapa proyek infrastruktur pemerintah yang strategis diantaranya LRT dan proyek jalan tol yang mendongkrak nilai pendapatan usaha Waskita mencapai 45 Trilliun Rupiah yang kemudian disusul oleh Wijaya Karya yang mana mencatatkan pendapatan usaha terbesarnya berada pada segmen infrastruktur dan gedung senilai 17 trilliun rupiah dan sektor industri (Wika Beton) dengan nilai 5 trilliun. PT. PP juga berada pada posisi ketiga pada jumlah pendapatan per tahun dengan mencatatkan nilai pendapatan terbesar pada segmen operasi Konstruksi gedung dengan nilai 6,9 trilliun yang diikuti oleh Hutama Karya yang mencatatkan nilai pendapatan terbesar dari segmen operasional jalan Jembatan sebesar 9 Trilliun.

C. Net Profit (Laba Bersih)

Dari segi laba bersih yang dilaporkan pun Waskita masih memiliki nilai penghasilan laba terbesar terpaut jauh dari beberapa kontraktor BUMN yang lainnya dengan nilai 4,1 Trilliun. yang kemudian disusul oleh PT. PP dengan nilai pendapatan bersih senilai 1,8 Trilliun dan diikuti oleh Wijaya Karya dengan nilai 1,3 Trilliun yang didapatkan dari sektor operasi infrastruktur dan gedung. 





Kebijakan langkah strategi yang ditetapkan oleh pemerintah memberikan dampak yang cukup besar terhadap sektor bisnis konstruksi. Langkah pemerintah yang memfokuskan anggaran pada pembangunan infrastruktur memberikan efek kepada perusahaan konstruksi BUMN utamanya pada PT. Waskita Berdasarkan dataa tersebut dapat dikatakan untuk perusahaan konstruksi BUMN yang memiliki jumlah aset, pendapatan usaha dan laba bersih terbesar dimiliki oleh PT. Waskita yang jarak perbedaannya memaang cukup jauh dengan para perusahaan konstruksi BUMN lainnya.
Latest
Previous
Next Post »