Perusahaan Kontraktor BUMN Tahun 2013 (Late Post)

Postingan ini saya publish hasil dari mencoba untuk mencari perusahaan BUMN yang memiliki business line pada usaha jasa konstruksi. Perusahaan BUMN yang bereada di bidang jasa konstruksi yaitu: Adhi Karya, Hutama Karya, Istaka Karya, Pembangunan Perumahan, Nindya Karya, Waskita dan Wijaya Karya, namun untuk postingan saat ini Istaka Karya belum bisa dimasukkan sebab untuk data laporan keuangan yang belum bisa didapatkan.

Pada tahun 2013 untuk perusahaan kontraktor BUMN yang memiliki aset terbesar yaitu Wijaya Karya dengan pembagian proporsinya yaitu:
1. Wijaya Karya (12.594)
2. PT. PP (12.415)
3. Adhi Karya (9.720)
4. Waskita (8.788)
5. Hutama Karya (5.934)
6. Nindya Karya (2.111)








Hal tersebut kalau dilihat dari total aset kita bisa menunjuk satu perusahaan yang memiliki nilai aset terbesar, tetapi tidak membuat perusahaan yang besar memiliki kinerja yang terbaik. Berikut saya tampilakn beberapa analisis kinerja perusahaan  yang saya analisis dari beberapa rasio kinerja, yaitu:


Dimana Rasio likuiditas (Merupakan suatu indikator mengenai kemampauan perusahaan membayar semua kewajiban fianansial jangka pendek pada saat jatuh tempo dengan menggunakan aktiva lancar atau alat-alat likuid sedemikian besarnya sehingga mampu memenuhi segala kewajiban financialnya yang segera harus terpenuhi ) perusahaan ditunjukkan pada rasio current dan net working capital ratio.

Rasio solvency (perusahaan yang solvable berarti bahwa perusahaan tersebut mempunyai aktiva atau kekayaan yang cukup untuk membayar semua hutang-hutang nya) yang diwakilkan dengan rasio financial leverage dan equity multiplier. Dan untuk rasio profitabilitas (rasio yang menggambarkan kemampuan perusahaan dalam mendapatka laba melalui semua kemampuan dan sumber yang ada ).

Dari rasio likuiditas, Wskt (waskita) memiliki rasio likuiditas terbaik yang diikuti oleh PP (pembangunan perumahan) dan Adhi Karya. Rasio solvabilitas sendiri masih tetap dikuasai oleh Waskita yang kemudian diikuti oleh Nindya Karya dan Wijaya Karya. Sedangkan, rasio profitabilitas Adhi karya dan Wijaya Karya memiliki rasio profitabilitas yang sama dan paling tertinggi diantara yang lainnya.


Previous
Next Post »