Design Diagram Interaksi Kolom dengan SP Column (Part. 2)

Part. 2 ini lanjutan dari postingan Design Diagram Interaksi Kolom dengan SP Column (Part.1).
Tahapan dalam design diagram interaksi menggunakana SPColumn yaitu:


1. Define  Materials Properties
2. Define Section (Rectangular, Cingular, Irregular) [input - section - rectangular/circular/irregular]
       Rectangular (Dimensi kolom kotak atau persegi panjang)
       Cingular (Dimensi Kolom berbentuk lingkaran)
       Irregular (Dimensi Kolom berbentuk selain lingkaran dan persegi)
3. Merubah Diameter Tulangan [Option - Reinforcement - Bar set - User Define] gunanya untuk mengatur kembali properties dari tulangan baja yang akan diinput. Contoh:
Dalam option reinforcement bar set yang digunakan yaitu prEN dimana dalam kolom Size dan Db (diameter tulangan) memiliki nilai yang sama. Kolom Ab yaitu luasan As 1 tulangan sesuai dengan diameter tulangannya masing-masing dan Wb adalah weigt atau berat tulangan baja setiap meternya.

Pada barset tipe prEN 100080 belum dilengkapi dengan diameter 19, 22 dan 29 yang biasanya beredr di pasar.
















4. Input tipe penulangan kolom [input - reinforcement - (All side equal/Side different/Irregular pattern)]. Dimana terdapat beberapa opsi pemilihan untuk penginputan tipe tulangan, yaitu:
     a. All side equal dan equal side - kita hanya menginput jumlah total tulangan yang ada di kolom yang di desain dengan asumsi setiap sisi memiliki jumlah tulangan yang sama.
     b. Side different - Inputan jumlah tulangan dengan adanya perbedaan jumlah tulangan pada setiap sisi kolom.
     c. Irregular Pattern (penginputan berdasarkan koordinat tulangan dari titk sumbu nol)

5. Selepas input data penulangan selesai. Kemudian tekan tombol F5 atau klik solve-execute maka akan keluar diagram interaksi dari kolom tersebut.

Previous
Next Post »