Pride and Proud

Sering saya melihat beberapa teman di lingkungan sekitar, sering memperlihatkan kekayaan dan kemampuannya sendiri dan terkadang lebih cenderung untuk membandingkan dirinya dengan orang lain. Tidak banyak yang terus menampakkan kemampuannya kepada orang lain baik secara langsung ataupun tidak langsung dikarenakan ingin mendapatkan pengakuan terhadap lingkungannya dan menjadi yang terbaik.

Pengakuan terhadap lingkungan tentang kemampuan kita terkadang akan merubah pola pikir kita. Kebiasaan kita yang sejak awal di lingkungan tersebut sudah mendapatkan pengakuan dan kemudian pindah kepada lingkungan yang berbeda, dalam proses adaptasi tersebut dapat dipastikan individu tersebut akan berusaha untuk mendapatkan pengakuan dari lingkungan tersebut dengan menampakkan kelebihan yang dimilikinya. Nah, dalam proses tersebut secara tidak sadar sudah menunjukkan akan indikasi untuk membanggakan dirinya sendiri.

Ketika seseorang sudah bangga akan kemampuan dirinya sudah dipastikan orang tersebut susah untuk diajak diskusi atau menerima masukan. Kenapa? karena individu tersbut sudah merasa paham dan pintar tentang hal tersebut. Karena saking pintarnya sudah dipastikan akan menolak masukan/saran tersebut. Sikap tersebut yang kemudian akan menjadi efek bumerang kedirinya sendiri. Namun, kondisi tersebut akan kita miliki hanya sementara, karena di atas langit masih ada langit. Someday, individu lain akan datang dan kemudian akan menjadi rival kita sendiri sehingga ada proses adu ilmu.


Karena itu, alangkah lebih indahnya ketika kita selalu menempatkan diri kita untuk selalu berada dibawah orang, dalam artian rendah hati untuk menghargai orang lain dalam lingkungan kita sendiri. Sifat rendah hati lah yang kini sedikit dimiliki oleh orang-orang yang notaben di masa kini "Semua individu di lingkungan kita adalah competitor kita". Dengan adanya sikap untuk menampakkan diri kita di lingkungan kita yang kemudian akan timbul rasa bahwa "saya yang paling pintar" dan akhirnya akan teradi perselisihan pendapat dimana semua orang akan selalu berfikir subjektif.

Bangga akan diri sendiri boleh kita miliki, namun lebih baik jika kita simpan dan pergunakan secara baik dengan tidak memunculkannya/menampakkan di khalayak umum hanya sekedar untuk mendapatkan pengakuan/penghargaan dari orang lain yang ada di lingkungan kita.

Sederhana dan rendah hati lah yang harus kita pupuk untuk bisa menciptakan rasa toleransi dan tenggang rasa dalam lingkungan kita, sehingga tidak akan terjadinya perselisihan.
Previous
Next Post »