Perencanaan Pelat Smartdeck/Floordeck

Teknologi pelat smartdeck atau floordeck bukanlah sesuatu teknologi baru lagi di dalam dunia konstruksi. Pelat smartdeck sendiri menggunakan profil baja floor deck dengan berbagai tipe untuk menggantikan fungsi utama pada tulangan pokok yang berada di serat lapisan bawah yang mana dalam penggunaan pelat smartdeck juga dapat mengurangi penggunaan bekisting untuk pelat lantai. Pengurangan penggunaan besi beton (Baja tulangan) dan bekisting dalam konstruksi pelat yang ada memberikan efek kepada harga pelaksanaan pelat yang dapat terjadinya penghematan, terutama penghematan penggunaan besi beton.

Pelat smartdeck juga masih memiliki kelemahan dalam sisi struktur, dalam beberapa analisis yang telah dilakukan yaitu kecenderungan pelat smartdeck memiliki nilai defleksi rencana yang cukup besar dalam penggunaannya (red: tergantung pada kondisi perencanaan pelat juga).


Untuk segi perencanaan teknisnya, terdapat beberapa peraturan dan kode-kode yang harus dipenuhi dalam melakukan perencanaan pelat smartdeck. Untuk peraturan pelat smartdeck yang masih belum ada di Indonesia, saya menggunakan SDI (Steel Deck Institute) yang dikeluarkan oleh ANSI (American National Standard Institute). Cukup lengkap dalam memberikan formula-formula untuk melakukan proses desain pelat smartdeck. 

SDI membagi perencanaan pelat smartdeck menjadi pelat smartdeck yang menggunakan shear stud dan tidak menggunakan shear stud. Selengkapnya dapat diunduh di alamat berikut: KLIK DISINI

Atau baca Artikel berikutnya mengenai:
1. Pemasangan Floordeck Sebagai Pengganti Plywood dan Tulangan Pada Pelat Konvensional
2. Kerugian dan Keuntungan Menggunakan Floordeck.
3. Perencanaan Pelat Smartdeck/Floordeck

Previous
Next Post »