Perbedaan Analisis ASD dan LRFD baja

Perencanaan struktur baja sudah menjadi akrab di Indonesia. Penggunaan baja yang dalam pelaksanaan dapat dikatakan lebih cepat daripada penggunaan beton bertulang secara konvensional karena baja yang merupakan barang fabrikasi yang tinggal pasang. Perencanaan baja yang harus direncanakan secara detail sangatlah penting untuk menggunakan material baja sebagai elemen struktur.

Perencanaan struktur baja sendiri sebenarnya mengenal dua sistem. Perencanaan ASD dan LRFD. Saat ini, penggunaan metode LRFD sering digunakan. Penggunaan tipe LRFD sendiri yang mengkaji struktur baja dari berbagai aspek-aspek seperti : kontrol gaya geser, lendutan, kestabilan profil baja terhadap momen dan tak terlupakan torsi.

Perencanaan ASD sendiri saya masih belum mengenalnya, hanya membaca dari beberapa artikel menyebutkan bahwa penggunaan metode ASD ini hanya mengkaji struktur dalam kondisi elastis (tidak merencanakan baja tersebut akan leleh pada besaran gaya berapa Newton).

Selama masa perkuliahan saya sendiri yang diajarkan tentang metode LRFD yang setelah dijalanin sendiri tidaklah begitu rumit dan susah karena prosesnya sama dan berulang-ulang.
Previous
Next Post »