Penggunaan Isolasi Dasar untuk Bangunan Tahan Gempa

source http://www.rubberimpex.com
Pergerakan lempeng-lempeng tektonik bumi yang semakin sering, mengakibatkan tingginya pula intensitas gempa berskala besar yang terjadi. Terutama di Indonesia yang merupakan negara yang menjadi tempat "parkirnya" lempeng-lempeng tektonik yang ada di dunia. Kemudian di kaji kembalinya SNI 03-1726 yang mengatur tentang gempa dan konstruksi pada tahun 2010 kemarin. 

Perencanaan yang masih mengacu kepada kekakuan gedung. Kekakuan gedung yang direncanakan harus mampu menahan gaya geser gempa yang terjadi, mengakibatkan besarnya kebutuhan dimensi penampang pada elemen struktur yang berada pada daerah yang cukup rawan gempa. Semakin besarnya dimensi penampang yang kemudian besarnya biaya dan tingginya kebututhan material yang harus disediakan untuk gedung tersebut


Meningkatkan kekakuan gedung sendiri itu bukan satu-satunya jalan untuk gedung tersebut mampu menahan gaya gempa yang terjadi. gedung dapat dipasangkan alat penghambur/penyerap/peresap energi, yaitu alat untuk melepaskan energi yang diterima dari tanah, sehingga tidak sampai ke struktur (Kardiyono Tjokrodimulyo - 1998). Alat yang biasa disebut isolasi dasar (base isolation) sendiri ini dapat menyerap energi yang berasal dari getaran tanah. Energi yang akan ditransferkan ke dalam struktur gedung tersebut tertahan/terserap ke dalam isolasi dasar, namun tidak semua energi tersebut diserap isolasi dasar. 

sistem isolasi dasar ini sendiri akan membuat struktur mempunyai waktu getar alami yang lebih panjang jika dibandingkan dengan waktu getar alami fixed based (Anil K. Chopra - 1995). Kenapa bisa hal tersebut terjadi? Karena semakin besarnya periode yang terjadi pada gedung maka frekuensi getaran yang terjadi pun akan semakin kecil, sehingga ratio redaman yang terjadi pada setiap modus akan lebih tinggi dari pada struktur tanpa isolasi dasar. Perpanjangan waktu getar alami ini akan dapat mengurangi percepatan pergerakan tanah horizontal akibat gempa bumi yang menginduksi gaya kedalam struktur.
 
Jenis-jenis isolasi dasar itu sendiri ada banyak, tapi yang saya ketahui hanya beberapa:
1.      Lead Rubber Bearings
2.      Lead Extrussion Device
3.      Torsional Steel Beam
4.      Bent Round Bar
5.      Flexural Beam Dissipator
6.      Tapered Cantilever Plate
7.      TPFE Sliding Layers 
Previous
Next Post »