Journey to the Lampung city Part.1

Assalamualaikum.

Postingan ini lebih cenderung ke pengalaman yang saya dapatkan dari berkunjung singkat di Lampung yang merupakan provinsi yang terkenal dengan gajahnya. Lampung sendiri menurut saya sedikit mengingatkan kepada daerah asal saya dulu Makassar. Karena di Jogja dan Solo yang moda transportasi massalnya mayoritas berupa bis,sedangkan di Lampung sendiri yaitu mikrolet. Mikroletnyapun memiliki karakter yang hampir sama persis dengan yang ada di Makassar dulu. Banyak mikrolet yang dimodif sama pemiliknya kemudian memutar lagu remix dangdut banyak gak jelasnya, sopirnya yang banyak masih dari kalangan pemuda, rutenya mengikuti daripada para penumpang (jadi sebelum naik sebelumnya menanyakan tempat tujuan kita).

Saya sendiri merupakan mahasiswa dari kota Solo yang domisili awalnya berada di Jogja. Karena status pekerjaan saya yang masih mahasiswa, maka saya lebih cenderung berpegian dengan memikirkan dana/uang sebagai prioritas utama. Postingan ini mungkin buat rekan-rekan dapat merefrensikan tentang harga-harga dan beberapa jalur angkot yang akan saya beri sedikit penjelasan

Berangkat dari Jogja saya menggunakan pesawat pada waktu itu karena memang dalam waktu terdesak dan harus segera karena memang kondisi awal saya yang harus mengurus beberapa urusan di Lampung.

Berangkat dengan pesawat yang mungkin bisa anda tebak sendiri harganya langsung dichek di maskapai penerbangannya secara langsung (Garuda, Sriwijaya dkk).

Sesampainya di bandara yang bandara ini juga langsung berhadapan dengan jalan raya utama, sehinga untuk menuju kekota bandar lampung ada dua pilihan : naik taksi atau naik angkutan kota. Nah untuk taksi disana hanya tersedia taksi dari koperasi bandara dan sedikit anehnya kalau taksi yang notabennya legal ternyata pelatnya hitam (masih dibilang mobil pribadi). Nah lo, timbul pertanyaan "bayar pajak tidak nih?".

Harga dari taksi tersebut pun dapat dibilang cukup mahal,karena pengalaman perjalanan yang kurang lebih memakan waktu setengah jam kalau dipikir jika kita menggunakan taksi dengan argo yang awal buka pintu sudah Rp.10.000 mungkin samapi tujuan tidak sampai 70 ribu. Tapi untuk naik taksi ini saya membayar 90 ribu(T-T) dengan tujuan daerah Tanjung Karang.

Untuk penginapan sendiri di Lampung ada banyak sekali hotel dan berhubung saya masih mahasiswa maka untuk hotel-hotel yang sudah masuk bintang sudah saya hilangkan. =D
untuk list hotel dapat dilihat di Link berikut (untuk harga mungkin dapat ditanyakan ke hotel masing-masing)

Untuk hotel yang saya catat berdasarkan dari harga dan kelasnya. Ini ada beberapa daftar hotal di Lampung yang harganya saya ketahui tapi yang saya ambil kelas paling murah(tidak update : September 2011):

1. Nirwana Hotel
Jalan Soekarno-Hatta No. 88
0721-265242, 253029
net permalam Rp.300.000an (lupa saya tepatnya berapa)


2. Sari Damai Hotel
Jalan Teuku Umar No. 1 (pinggir Jalan)
0721-701935
net permalam Rp.240.000

3. Wisma Bandar Lampung

Jalan Zainal Abidin Pagaralam (Pinggir Jalan)
0721-704676,701723
net permalam Rp.84.000 (untuk satu orang Rp.43.000 ; tapi kalau yang nginep cuman satu orang bayarnya dihitung dua orang)

4. Parahyangan Hotel
Jalan Teuku Umar (Pinggir Jalan)
0721-255339
net permalam Rp.90.000


5. Nusantara Hotel
Jalan Soekarno-Hatta No. 550
0721-781555
net permalam Rp.300.000

Untuk hotel yang lebih murah, bisa dilihat di blognya jejakbackpaker. dari blog tersebut memberikan info tentang lokasi hotel yang murah sekali (Cuman Rp. 20.000)

Kalau anda ingin menuju kota bandara lampung dengan harga yang lebih enak dikantong lebih baik naik angkot. Pertama keluar dari bandara (tidak usah menyebrang jalan) naik angkot yang warna coklat dan nanya ke sopir "Basa?" (Basa itu singkatan dari Terminal Rajabasa). Kita hanya membayar angkot tersebut dengan harga Rp. 2000. Setelah sampai di terminal Rajabasa nah disini tinggal anda menentukan dimana hotel tempat menginap anda.

Info juga di Lampung sedikit ditemui taxi dengan argo(pelat kuning). Tapi jika anda kepepet ini alhamdulillah saya memiliki info tentang nomer telepon taxi (0271-771999) untuk nama armadanya saya lupa karena ini saja saya ketemu langsung dengan taxinya.

Sekian dulu mungkin sedikit info yang bisa saya bagikan, untuk info berikutnya silahkan ditunggu saja :D
Previous
Next Post »