Perencanaan Struktur Beton (Perbedaan Pelat Lantai 1 Arah dan 2 Arah) - Part. 4

Untuk melanjutkan tulisan saya tentang Perencanaan Struktur Beton yang awal sudah menjelaskan tentang proses dalam merencanakan tulangan pada pelat lantai tipe satu arah beserta satu contoh soal dan penyelesaian perencanaan pelat satu arah kini akan saya jelaskan lagi tentang permasalahan pelat lantai yang tipe dua arah.

Apabila Lx >= 0,4  Ly seperti gambar dibawah , pelat dianggap sebagai menumpu pada balok B1,B2,B3,B4 yang lazimnya disebut sebagai pelat yang menumpu keempat sisinya disebut sebagai pelat yang menumpu keempat sisinya. Dengan demikian pelat tersebut dipandang sebagai pelat dua arah (arah x dan arah y), tulangan pelat dipasang pada kedua arah yang besarnya sebanding dengan momen-momen setiap arah yang timbul.




Apabila Lx < 0,4 Ly Seperti pada gambar di atas pelat tersebut dapat dianggap sebagai pelat menumpu balok B1 dan B3, sedangkan balok B2 dan B4 hanya kecil didalam memikul beban pelat. Dengan demikian pelat dapat dipandang sebagai pelat satu arah (arah x), tulangan utama dipasang pada arah x dan pada arah y hanya sebagai tulangan pembagi. 
Previous
Next Post »