Perbedaan OPC, PPC, PCC

Mungkin banyak yang masih bingung untuk membedakan antara semen PPC, PCC dan OPC. Mungkin untuk ulasan ini berupa sedikit gambaran umum tentang perbedaan antara OPC, PCC dan PPC.

OPC (Ordinary Portland Cement) adalah semen hidrolis yang dipergunakan secara luas untuk konstruksi umum atau bangunan yang tidak membutuhkan persyaratan khusus. Semen tipe ini memiliki kadar silika yang terbesar diantara tipe PPC dan PCC. Untuk lebih jelasnya mengenai penjelasan semen portland dapat melihat ke postingan ini.
 
Sedangkan PCC (Portland Composite Cement) adalah semen dari hasil penggilingan terak semen portland, gipsum, dan satu atau lebih bahan anorganik, untuk konstruksi beton umum, pasangan batu bata, plesteran, selokan, pembuatan elemen bangunan khusus seperti beton pracetak, beton pratekan, dan paving block. 



Sementara PPC (Portland Pozzoland Cement) adalah semen hidrolis yang terbuat dari penggilingan terak (clinker) semen portland dengan gipsum dan bahan pozzolan, untuk bangunan umum dan bangunan yang memerlukan ketahanan sulfat dan panas hidrasi sedang seperti jembatan, jalan raya, perumahan, dermaga, beton massa, bendungan, dan bangunan irigasi.


Dari segi kekuatan lekatan yang ada semen tipe OPC memiliki kekuatan lekatan lebih dari tiga tipe semen tersebut. Hal tersebut dikarenakan kandungan silika yang ada pada semen tipe OPC lebih banyak. Namun, semen tipe OPC ini jarang ditemui langsung di pasaran (toko bangunan terdekat) melainkan harus memesan langsung ke pabrik atau ke provider ready mix yang memiliki batching plan terdekat. Tipe semen yang tersedia di pasaran seringnya yang tipenya PPC.
Previous
Next Post »